.


Lihat pujon kidul di peta yang lebih besar

Minggu, 08 Juli 2012

Paralayang


Kawasan Gunung Banyak ternyata masih menjadi lokasi favorit untuk latihan atlit paralayang. Tidak hanya dari Jawa Timur, atlit paralayang asal Jawa Tengah dan Kalimantan Timur pun berlatih di sana. Ini karena kondisinya yang memungkinkan untuk semua jenis terbang paralayang walaupun hujan mengguyur.
Syamsul Hadi dan Bayu Krisna, dua atlit paralayang asal Jatim kemarin mengatakan, walaupun hujan, terbang paralayang masih tetap bisa dilakukan di Gunung Banyak. Ini berbeda dengan tempat terbang paralayang di Jawa Tengah dan Jawa Barat yang tak memungkinkan terbang saat hujan. Untuk diketahui, di Jawa Tengah sebenarnya terdapat lokasi terbang layang di awasan Wonogiri dan kawasan lain. Sedangkan di Jawa Barat, terdapat lokasi terbang layang seperti di Bogor dan Sumedang.

Sedangkan di Gunung Banyak bisa digunakan untuk latihan paralayang setiap waktu karena kecepatan anginnya . “Kecepatan angin lokal di sini standar untuk paralayang, rata-rata kecepatan angin 5 km sampai 20 Km per jam,” jelas Syamsul Hadi saat ditemui di sela-sela latihan, kemarin siang.Bayu Krisna, menambahkan sekitar 98 persen dari semua jenis terbang para ayang bisa dilakukan di Gunung Banyak. “Tempat ini masih belum bisa dikalahkan tempat lain yang biasa digunakan untuk paralayang,” kata Bayu.

Berbagai jenis latihan paralayang yang saat ini sedang dilakukan di Gunung Banyak diantaranya, ketepatan mendarat (KTM), CX atau cross country, speed glading atau kecepatan meluncur dan berbagai jenis latihan lainnya. “Secara umum, semua memungkinkan untuk latihan di sini,” katanya.
Latihan paralayang yang digelar sepanjang hari itu dalam rangka menghadapi Kejurnas Paralayang Telkom Cup di Bogor, 18 sampai 19 April mendatang. Selain itu juga sebagai Puslatda Mandiri atlit paralayang untuk menghadapi PON 18 di Riau, 2012 mendatang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar